Sunday, 25 December 2016

Keberagaman Indonesia Harus Kita Jaga Bersama-sama

Keberagaman Indonesia Harus Kita Jaga Bersama-sama
Bangsa Indonesia memiliki banyak suku, agama, ras, dan adat-istiadat. Keberagaman ini tentunya harus kita jaga, agar tidak punah seketika.

Mirisnya, kondisi Indonesia saat ini terlihat kurang dalam segi toleransi beragama. Padahal, di Indonesia ini ada 6 agama, yaitu: Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Khonghucu. Tentu, kita sebagai warga Indonesia harus menghargai perbedaan agama ini.

Perihal keberagaman agama di Indonesia saat ini sangat sensitif apabila ada isu-isu yang memprovokasi. Hal ini sangat disayangkan.

Sebagai warga Indonesia, kita harus ingat pada Pancasila sila pertama, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Yang mengartikan bahwa di Indonesia ini berbeda-beda agama dan keyakinannya. Maka dari itu, kewajiban sebagai warga negara adalah menjalankan sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.

Memang, dahulu kala, sila pertama pada Piagam Jakarta Charter awalnya adalah "Ketuhanan dengan berkewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya". Namun, melihat tidak hanya satu agama saja (agama Islam), sila tersebut dirubah menjadi "Ketuhanan Yang Maha Esa". Tentu sila pertama tersebut bersifat luas dalam konteks ini.

Sekarang kita berpikir pada kondisi Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Sabang memiliki penduduk yang mayoritas Islam, sedangkan Merauke memiliki penduduk yang mayoritasnya non-Islam.

Sampai di sini, kita harus membayangkan, "Bagaimana kondisi Indonesia berikutnya jika intoleransi Indonesia tetap berjalan seperti saat ini?". Tentunya, Indonesia akan terpecah-belah, Sabang menjadi bagian sendiri dan Papua akan menjadi bagian sendiri juga, diikuti dengan berbagai daerah yang makin terpecah belah. Jika terjadi seperti ini, mau dikemanakan bangsa Indonesia yang dikenal sebagai bangsa yang besar dan penuh dengan toleransi? Ini menjadi tugas penting pemerintah, harus fokus kepada keberagamaan umat beragama di seluruh Indonesia.

Toleransi sangatlah penting demi terciptanya suasana aman dan damai di negeri Indonesia. Jangan terus-menerus memelihara sikap intoleransi. Kita hidup bersama-sama di Indonesia, negara Pancasila, negara Bhinneka Tunggal Ika.

Mulai dari sekarang, mari kita rubah pola pikir kita agar menjadi bangsa yang memiliki rasa toleransi yang tinggi. Karena jika tidak demikian, Indonesia akan dipandang sebelah mata, dan dijuluki sebagai bangsa intoleransi. Apakah kita sebagai warga negara Indonesia mau menerima julukan tersebut?

Mari kita mulai dari diri sendiri. Semua agama mengajarkan kedamaian dan tidak ada kata permusuhan. Penulis berharap kondisi Indonesia saat ini secepatnya kembali seperti semula, yang dikenal sebagai bangsa yang besar dan penuh kedamaian. Salam damai untuk seluruh warga Indonesia 😊
  1. bangga jadi anak indonesia. Nice Artikel (y)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kita harus jaga Indonesia bersama-sama gan, agar tidak hancur.

      Delete
  2. kita harus ingat semboyan kita BHINEKA TUNGGAL IKA

    ReplyDelete
  3. Indonesia memang indah waktu dulu dimana kepentingan setiap partai atau organisasi mengalah demi kebersamaan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya gan, apa yang dikatakan agan bener. Sekarang, banyak isu-isu provokatif yang bisa mengakibatkan perpecahan di setiap daerah di Indonesia.

      Delete
  4. Hidup akan lebih indah klo hidup rukun

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener gan. Dimanakah Indonesia dikenal sebagai bangsa yang aman, tenteram, damai, dan rukun? Apakah hanya Indonesia waktu dulu, bukanlah sekarang?

      Delete
  5. benar gan, kita harus menjaga nya agar tetap kokoh :)

    ReplyDelete
  6. Sekarang banyak isu SARA. Klo tidak srgera ditangani indonesia benar-benar kacau di masa depan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul banget gan. Isu SARA banyak dimanfaatkan oleh oknum demi kepentingannya sendiri.

      Delete
  7. Kalau sudah lewat batas apakah masih harus bertoleransi? contoh dalam hal akidah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pertanyaan yang bagus! Saya di sini membahas konteks mengenai perbedaan agama dan toleransi beragama. Sebagai warga negara Indonesia yang memiliki berbeda-beda suku, agama, ras, dan adat-istiadat, tentunya kita harus menghormati.

      Berbeda dalam hal akidah. Kita kembali pada diri masing-masing. Yang paling utama adalah kita tidak menyinggung satu sama lain dalam hal SARA. Ini sangat sensitif sekali. Dan ini perlu diperhatikan, agar bangsa Indonesia tidak terpecah-belah.

      Delete
  8. Toleransi sangatlah penting untuk menjaga kerukunan antar umat beragama.
    Walaupun berbeda-beda, kita tetap satu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali gan. Kembali pada peraturan dan hukum yang berlaku di Indonesia. Dan juga ideologi kita, Pancasila. Semua sila dari sila pertama sampai sila kelima merupakan poin-poin penting yang harus diaplikasikan setiap warga negara Indonesia.

      Delete

Tuangkan komentar Anda di sini. Sebelumnya, baca syarat berkomentar.. Saya sangat menghargai komentar yang murni dari diri sendiri :)

Start typing and press Enter to search